Cara Ganti SSD M.2 SATA pada Laptop Redmi Core i3 15.6

Mengganti SSD M.2 SATA pada laptop Redmi Core i3 15.6 adalah langkah tepat untuk meningkatkan kinerja sistem.

Penyimpanan menjadi lebih responsif. Waktu booting jauh lebih singkat.

Prosesnya aman jika mengikuti langkah yang benar.

Mengenal SSD M.2 SATA pada Laptop Redmi

SSD M.2 SATA memakai konektor M.2 namun menggunakan protokol SATA. Bentuknya mirip NVMe, tapi protokol dan kecepatan berbeda.

Laptop Redmi Core i3 15.6 umumnya mendukung M.2 SATA. Jika salah memasang NVMe pada slot yang hanya SATA, sistem tidak akan mendeteksi SSD.

Keuntungan upgrade dari HDD ke M.2 SATA meliputi: booting lebih cepat, aplikasi lebih responsif, suhu dan konsumsi daya lebih rendah.

Selalu periksa manual atau spesifikasi laptop sebelum membeli SSD.

Perbedaan SSD M.2 SATA dan M.2 NVMe

M.2 SATA menggunakan protokol SATA; NVMe menggunakan PCIe.

NVMe jauh lebih cepat — ribuan MB/s. SATA dibatasi ~550 MB/s. Jika laptop hanya mendukung SATA, NVMe tidak akan terbaca.

Keuntungan Upgrade ke SSD M.2 SATA

Booting menjadi hitungan detik.
Aplikasi terbuka lebih cepat.
Hemat daya dan suhu lebih stabil. Cocok untuk pengguna yang butuh peningkatan performa tanpa biaya besar.

Cek Kompatibilitas SSD pada Laptop Redmi Core i3 15.6

Sebelum membeli, pastikan slot M.2 di laptop mendukung SATA, bukan NVMe.
Cara cek cepat: lihat spesifikasi resmi, buka back cover, atau pakai aplikasi seperti CPU-Z.
Perhatikan ukuran fisik — kebanyakan Redmi memakai ukuran 2280 (22 x 80 mm).
Memastikan kompatibilitas menghindari pembelian yang salah dan memperlancar proses upgrade.
 

Cara Mengetahui Slot yang Tersedia

Buka back cover dan lihat area M.2. Cari label “M.2 SATA”, “SATA only”, atau periksa bentuk soket.

Jika ragu, cari diagram motherboard model laptop Anda di forum atau situs resmi.

Kapasitas SSD yang Disarankan

256GB cukup untuk pemakaian ringan (sistem + aplikasi dasar).

512GB disarankan jika sering menyimpan file besar atau banyak aplikasi.

Pilih sesuai kebutuhan agar biaya terpakai efisien.

Persiapan Sebelum Mengganti SSD

Matikan laptop, cabut charger, dan gunakan alas anti-statis jika ada.

Siapkan obeng kecil, pry tool, SSD baru, dan software cloning jika ingin memindahkan Windows.

Software cloning yang direkomendasikan:
  • Macrium Reflect (versi gratis tersedia)
  • AOMEI Backupper

Backup data ke HDD eksternal atau cloud sebelum memulai. Ini penting agar data tetap aman saat terjadi kesalahan.

Pelajari cara membuka casing laptop Redmi tertentu. Beberapa model memiliki klip rapuh; buka perlahan.

Alat yang Dibutuhkan

  • Obeng set kecil (Phillips)
  • Pry tool / spudger plastic
  • SSD M.2 SATA (ukuran 2280 umumnya)
  • HDD eksternal untuk backup atau media cloning

Backup Data Sebelum Upgrade

Backup seluruh data penting ke media terpisah atau cloud.

Jika ingin memindahkan Windows, lakukan cloning ke SSD baru sebelum mengganti perangkat.

Langkah-Langkah Mengganti SSD M.2 SATA

Ikuti langkah sistematis agar aman dan cepat selesai.

  • Matikan laptop dan lepaskan charger.
  • Lepaskan semua baut pada bagian bawah casing.
  • Buka cover dengan pry tool hati-hati.
  • Temukan slot M.2, lepaskan baut penahan SSD lama (jika ada).
  • Tarik SSD lama perlahan pada sudut miring.
  • Pasang SSD baru pada sudut ~30°, tekan hingga rata, lalu kencangkan baut.
  • Tutup casing, nyalakan laptop, masuk BIOS untuk memastikan SSD terdeteksi.
  • Jika perlu, install Windows dari USB atau gunakan hasil cloning.

Membuka Back Cover Laptop

Lepaskan semua baut bagian bawah. Gunakan pry tool untuk membuka klip samping secara perlahan.

Jangan tarik paksa. Periksa adanya kabel fleksibel yang menempel di cover.

Melepas SSD Lama dan Memasang SSD Baru

Lepas baut penahan SSD lama. Tarik SSD dengan sudut sedikit terangkat.

Masukkan SSD baru pada sudut 30°. Dorong perlahan hingga terpasang, lalu kencangkan baut.

Mengaktifkan SSD Baru di BIOS dan Windows

Masuk BIOS (seringnya tekan F2 saat boot). Pastikan SSD muncul di daftar storage.

Jika tidak tampil, periksa koneksi atau coba mode AHCI di BIOS.

Untuk Windows baru, buat USB bootable dan install.

Tips Setelah Mengganti SSD

Setelah pemasangan, lakukan optimasi agar SSD awet dan cepat.

  • Aktifkan AHCI di BIOS jika belum aktif.
  • Pastikan TRIM aktif di Windows.
  • Matikan defrag otomatis untuk SSD.
  • Biarkan ruang kosong minimal ~10% untuk performa stabil.

Optimalisasi Kinerja SSD

Periksa TRIM dengan perintah (jalankan Command Prompt sebagai admin):

fsutil behavior query DisableDeleteNotify

Hasil 0 berarti TRIM aktif.

Nonaktifkan defrag otomatis dan gunakan fitur optimize untuk SSD jika diperlukan.

Pengujian Kecepatan SSD

Gunakan aplikasi seperti CrystalDiskMark untuk menguji kecepatan baca/tulis.

Bandingkan hasil dengan spesifikasi pabrikan. Jika jauh berbeda, periksa driver storage dan mode BIOS (AHCI).

Kesimpulan

Mengganti SSD M.2 SATA pada Redmi Core i3 15.6 relatif mudah dan berdampak langsung pada performa.

Pastikan memilih SSD kompatibel, melakukan backup, dan mengikuti langkah pemasangan dengan hati-hati.

Setelah upgrade, optimalkan pengaturan Windows untuk umur dan performa SSD yang panjang.

Catatan penting:

Jika ragu membuka casing sendiri, pertimbangkan jasa teknisi. Risiko kerusakan fisik atau garansi berlaku jika perangkat dibuka tidak sesuai.

Butuh versi singkat, versi siap upload ke WordPress, atau file HTML terpisah?

Tulis permintaan Anda dan saya siapkan.